Berita


Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /www/wwwroot/kecpulauhanaut.kotimkab.go.id/components/com_k2/models/item.php on line 763
Saturday, 01 July 2017 05:46

Hati-Hati…! Ombak Besar Dikawasan Kecamatan Pulau Hanaut

Written by
Rate this item
(0 votes)
 

SAMPIT – Memasuki bulan Juli 2017 bagi daerah pesisir pantai khususnya desa Serambut, Satiruk dan Dusun Cemeti, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), agar berhati-hati kala melakukan aktifitas melaut seperti menangkap ikan agar waspada terhadap munculnya arah mata angin tenggara yang kencang.

Camat Pulau Hanaut Ir H Eddy Masyami kala mengunjungi Dusun Cemeti, Desa Satiruk, kepada beritasampit.co.id, Sabtu (1/7/2017) mengatakan, mengimbau khususnya kepada masyarakat Pulau Hanaut dan umum masyarakat Kotawaringin Timur (Kotim), bahwa ombak besar telah memasuki perairan desa Serambut, desa Satiruk dan Dusun Cemeti yang berbatasan dengan laut Jawa.

Menurutnya, dari prediksi BMKG mulai terjadinya musim kemarau pada Juli 2017 ini. Kepada masyarakat yang ingin menyeberang maupun kelaut sekitar untuk lebih berhati -hati lagi karena ombak mulai besar terjadi sekitar dua desa itu.

 

“Kami mengimbau kepada masyarakat Pulau Hanaut khususnya dan kotim umumnya bagi yang ingin berangkat pergi kelaut agar bertanya kepada masyarakat sekitar pantai itu. Karena masyarakat pantai lebih tau kala musim angin yang datang bertiup kencang,” ujarnya.

Tak hanya itu, masyarakat sekitar pantai yang selalu bergelut dengan laut, barang tentu sudah tau angin kencang datang. Mereka memprediksi berdasarkan pengalaman yang sejak dahulu mengetahui kondisi cuaca dilapangan.

“Saya menyarankan bagi masyarakat nelayan maupun warga yang hobby mancing dilaut lepas agar berhati -hati karena ombak laut sangat besar,” tandas Eddy Masyami menuturkan kepada beritasampit.co.id, Sabtu (1/7/2017) siang.

Dia juga mengimbau warga yang bepergian ke Kecamatan Pulau Hanaut yang menyeberangi sungai Mentaya agar memasang sabuk pengaman yakni, pelampung renang yang disediakan oleh awak taksi klotok tersebut. “Datangnya musim kemarau ombak di sungai mentaya turut besar dan kami selalu mengingatkan kepada masyarakat penyeberang untuk memakai pelampung renang,” pintanya menyarankan.

 

Camat yang senang melihat kondisi masyarakatnya dilapangan itu sangat perduli dan meminta fihak desanya agar menjaga kebun-kebun atau lahan-lahan miliknya dari dampak kemarau yang panjang yang diprediksi Juli 2017 mulai muncul. Sehingga kepada masyarakatnya untuk menjaga dampak terbakarnya kebun maupun lahan.

“Musim kemarau mulai muncul dan kami sudah mengingatkan warga masyarakat Hanaut maupun aparatur kepala desanya masing-masing untuk selalu waspada terhadap munculnya titik api akibat kemarau itu,” tandasnya.

(mar/beritasampit.co.id)


Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /www/wwwroot/kecpulauhanaut.kotimkab.go.id/components/com_k2/templates/default/item.php on line 248
Read 159 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.