Berita


Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /www/wwwroot/kecpulauhanaut.kotimkab.go.id/components/com_k2/models/item.php on line 763
Thursday, 05 October 2017 05:56

WOW…Para Bule Ini Kunjungi Pantai Cemeti Pulau Hanaut, Ada Apa ?

Written by
Rate this item
(0 votes)

20171005_124655_1000x600-1-696x418

SAMPIT – Kehidupan flora dan fauna yang berada dikawasan pantai Cemeti, Desa Satiruk, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), menjadi sorotan pemerhati para komunitas burung dunia.

Salah satunya species satwa liar yakni burung – burung yang berada dikawasan pantai itu tak luput dari sorotan kamera zoomnya. Kedatangan para kelompok komunitas pemerhati burung dunia ini menginjakan kakinya kepantai Cemeti, Desa Satiruk ,Kecamatan Pulau Hanaut, Kotim, Rabu (4/10/2017).

Para bule-bule itu mengamati dan melihat secara langsung keindahan pantai yang masih orisinil. Termasuk jenis kehidupan flora dan fauna sekitarnya yang tak lain mereka abadikan dan kabarkan hasil survey keteman -teman lainnya sejumlah negara.

Camat Pulau Hanaut, Ir. H. Eddy Mashami, MM mengatakan, kalau kecamatannya telah dikunjungi pemerhati burung dunia dari berbagai negara. Mereka datang berombongan mengamati berbagai kehidupan burung-burung yang ada sekitar pantai tersebut. “Ada beberapa orang bule yang berkunjung melihat keidahan lokasi pantai sekaligus mengamati kicauan burung-burung dipantai itu,” ujarnya, kepada beritasampit.co.id, Rabu(4/10/2017).

Pemerhati satwa liar dari berbagai negara itupun tertarik dan senangnya melihat lokasi pantai yang indah yang menghadap ke laut jawa itu dengan pantainya ditutupi pasir-pasir putih yanh terbentang memanjang menutupi kawasan pantainya.

Dari inpormasi warga sekitar, kekayaan hayati pantai Cemeti tak hanya sejumlah burung saja, melainkan didaratannya juga ada sejenis satwa bakantan dan lainnya. Disamping itu juga, sekitar kawasan pantai itu, terkadang muncul pasies didalam air laut seperti penyu berwarna hijau yang sewaktu-waktu datang menetaskan telurnya.

Baca Juga:   Sidang Paripurna DPRD Kotim Pagi Ini Dibatalkan, Kenapa?!

Dari keindahan alamnya yang masih perawan itu membuat kehidupan satwa liar betah didalamnya, begitu juga suara burung-burung yang hinggap didahan ranting-ranting pohon sekitarnya berkicauan.

Ketertarikan para bule-bule itu tertuju pada satwa liar yang ada sekitarnya, seperti berbagai pacies burung-burung yang berkumpul sekitar kawasan pantai yang menjadi pusat pemerhatiannya.

Mereka yang berkunjung dari berbagai negara sekalian menikmati keasrian indahnya pantai dengan spoy-spoy angin laut dan dibarengi suara ombak yang bersahutan pada sore itu menambah suasana rileks. “Komunitas pemerhati burung-burung dunia itu berasal dari warga negara, Inggris, Belgia dan Brazil. Mereka asyik mengambil moment hingga sore hari,” ujar Camat Eddy yang akrab di sapa. (mar/beritasampit.co.id).


Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /www/wwwroot/kecpulauhanaut.kotimkab.go.id/components/com_k2/templates/default/item.php on line 248
Read 186 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.